Jumat, 08 Desember 2017

Matematika Allah Memang Berbeda



Matematika Allah memang berbeda.

Sebuah motivasi bisnis yang bagus buat yang pernah jatuh bangun.

Namanya Mbak Ria.

Aku mengenalnya sejak tahun 2005 kuliah di UB.

Tahun itu, manten anyar ini baru jumpalitan merintis usaha jualan buku yang awalnya melapak dengan tikar dan berjualan di depan sekolah-sekolah.

Selasa, 05 Desember 2017

Victoria and Abdul, Sebuah Film Epic tentang Sejarah yang (Sengaja) Dilupakan


"Henry aku mau makan mangga", perintah Sang Ratu kepada Henry, kepala protokoler istana.

"Tapi mangga hanya ada di India Yang Mulia Ratu", jawab Henry. Dalam hati dia bertanya-tanya, pikiran sang ratu sudah dipengaruhi apa oleh pelayan barunya yang seorang India.

"Tapi aku kan penguasa India. Jadi aku minta satu buah mangga dikirim ke sini", dan kemudian Ratu Victoria berjalan meninggalkan ruangan, diiringi oleh Abdul Khareem, pelayannya yang tampan, seorang India Muslim dari perkampungan Taj Mahal.

Kamis, 18 Agustus 2016

OSPEK Kampus? Siapa Takut?


Bulan Agustus, bulan Kemerdekaan, bulan yang penuh perayaan sekaligus awal dari banyak momen tahunan. Diantaranya seperti tahun baru ajaran yang disana-sini penuh tagihan dan bahkan awal bayar kos kontrakan. Kalau untuk mahasiswa, yang terakhir itu yang menyebalkan karena menambah penderitaan di tanah perantauan.

Karena bulan Agustus menjadi awal tahun ajaran perkuliahan itulah makanya bulan Agustus juga menjadi bulan ospek kampus. Ospek? Iya ospek, kegiatan yang katanya dikonsep untuk memperkenalkan kehidupan kampus ke mahasiswa baru alias maba itu tuh. Meskipun pada prakteknya tak jarang yang dimanfaatkan untuk tebar pesona dan ajang balas dendam. Ih kok seram? Tapi itu dulu kok. Kalau sekarang masih ada yang seram, itu hanya beberapa saja di kampus tertentu. Jadi bagi kalian yang maba tak perlu khawatir.

Jujur, ospek itu saat “dilakoni” memang terasa menyebalkan, menjengkelkan dan melelahkan. Namun percayalah, jika sudah dilewati dan menjadi kenangan, dijamin akan berkesan seumur hidup, Bahkan saat suntuk bisa jadi bahan hiburan. Hidup terasa lebih hidup begitulah, tidak “lempeng” saja seperti papan gilasan karena tak ada pengalaman.

Nah, untuk adik-adik maba, agar ada sedikit gambaran tentang ospek itu seperti apa, aku beri cerita tentang ospek angkatanku tahun 2005 dulu di Bastra Universitas Brawijaya.

Kamis, 12 Mei 2016

Milad Hari Jadi Kawanimut

Alhamdulillah,

Hari ini, 28 tahun anugerah umur dari Allah kepada saya.
Sekaligus 8 tahun hari jadi Kawanimut setia menemani sahabat semua.

Terimakasih atas atensi dan dukungan dari sahabat dimanapun berada.

Doakan semoga umur yang telah lalu penuh dengan pelajaran dan hikmah, dan umur yang akan datang dilimpahi berkah.
Doakan pula agar Kawanimut senantiasa bisa menyajikan suguhan terbaik penuh hikmah dan istiqomah.

^_^

Senin, 09 Mei 2016

Corat-Coret Kelulusan SMA, Bagaimana Menyikapinya?



Saat melihat berbagai "kenakalan" anak sekolah selama ini jadi ingat kejadian 12 tahun silam saat saya masih kelas 2 SMA. 

Saya beruntung bisa bersekolah di SMA favorit sekaligus paling berprestasi di kota kelahiran saya, sekolah yang alumninya sudah banyak yang jadi pejabat mulai tingkat kementerian sampai kelurahan, ada yang jadi dai, jadi pengusaha, jadi artis, sampai fotomodel juga ada.

Karena status sekolah terfavorit itulah siswa yang diterima disana juga pilihan. Rata-rata memang "anak baik" yang tak suka macam-macam. Keseharian suasana belajar mengajarnya juga berjalan "lempeng" tanpa aral melintang.

Jarang sekali ada masalah kesiswaan yang dulunya sering sekali saya temui di SMP, dimana teman-teman saya banyak yang berhadapan dengan guru BP karena kenakalan mereka.

Sabtu, 09 April 2016

Jumpalitan Mencari Edi ~Sebuah Pengalaman Menggunakan Google Map~


“Ini kesempatan terakhir” pikirku. Aku berpikir bahwa ini adalah kesempatan terakhir yang bisa diambil agar kami tak kehilangan kontak dengan Edi, salah satu sahabat dan teman satu kos kami. Bagaimana tidak? Edi yang memiliki karakter khas orang Solo yang pendiam, kalem dan pemalu tingkat akut tidak pernah mau memberikan alamat rumahnya.

Sejak dia masih mahasiswa baru tahun 2009 hingga lulus dan pulang kampung tahun ini, aku tak pernah berhasil mengunjungi rumahnya padahal sebenarnya dekat dari sini. Jika ditanya langsung saja dia tak menjawab dan hanya tersenyum kalem misterius, apalagi kalau hanya disms atau ditelpon. Tak bakalan dibalas atau diangkat jika memang bukan hal yang dia anggab penting dan urgent bagi kepentingan bersama. Ajaib kan?